Produksi Bio-Listrik dengan Kompos dan Urea pada Sistem Plant Microbial Fuel Cell Menggunakan Tanaman Padi (Oryza Sativa. L)

Roisul Amin, Gunomo Djoyowasito

Abstract


Plant Microbial Fuel Cell merupakan teknologi yang dikembangkan untuk memproduksi energi listrik dari tanaman hidup. PMFC bersifat berkelanjutan karena dapat diperbaharui, konversi energi bersih tanpa menimbulkan emisi dan tidak memiliki persaingan terhadap ketahanan pangan. Prinsipnya, energi matahari ditangkap oleh tanaman atau mikroorganisme fotoautropik yang digunakan untuk menghasilkan donor elektron melalui elektroda, kemudian dikonversi oleh mikroorganisme heterotropik menjadi energi listrik. Lahan padi merupakan lahan yang sengaja digenangi air untuk budidaya tanaman yang mengakibatkan hidupnya bakteri anaerob. Kondisi lahan tersebut sangat mendukung dalam produksi energi listrik pada aplikasi PMFC. Metode penelitian berupa Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor perlakuan dan 3 pengulangan. Hasil data kuantitas berupa nilai tegangan listrik maksimal 215.1 mV dengan nilai kuat arus 2.581 mA/cm2 dan daya 558.2 mW/cm2 yang berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang serta pH tanah dan nilai konduktivitas listrik tanah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan 1% kemudian dilakukan uji lanjut pada Uji DMRT dengan taraf nyata 5% untuk pengambilan perlakuan terbaik.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.