Rancang Bangun Sistem Pemurnian Biogas Menggunakan Metode Biofiksasi-Adsorpsi oleh Mikroalga Chlorella Vulgaris dan Karbon Aktif

Bambang Susilo, Shinta Rosalia Dewi, Gunomo Djoyowasito, Natalia Simanjuntak

Abstract


Kebutuhan akan energi semakin hari semakin meningkat seiring dengan peningkatan populasi manusia. Hal ini menyebabkan tingkat ketergantungan terhadap sumber energi fosil semakin tinggi dan rentan mengalami krisis energi. Oleh karena itu ketergantungan akan energi fosil harus dikurangi penggunaannya dengan cara menggunakan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Biogas merupakan sumber energy alternative yang diproduksi dari bahan organic melauli proses degradasi anaerobik. Komponen utama biogas yaitu metana (CH4), karbondioksida (CO2), dan H2S. Kadar CO2 di dalam biogas menyebabkan turunnya nilai kalori biogas oleh karena itu perlu dilakukan pemurnian. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk merancang  sistem pemurnian biogas dengan proses pemurnian dua tahap menggunakan metode biofiksasi-adsorpsi dan mengetahui penurunan CO2 dalam biogas dengan menggunakan sistem pemurnian. Penelitian ini menggunakan laju alir biogas 1,5 l/min. Hasil percobaan pemurnian biogas menunjukkan terjadi penurunan kadar CO2 yang cukup besar dengan mnggunakan proses pemurnian metode kombinasi. Berdasarkan data hasil pengujian diperoleh kadar CO2 kontrol sebesar 42%. Setelah dilakukan pemurnian menggunakan metode biofiksasi-adsorpsi diperoleh penurunan tertinggi kadar CO2 hingga mencapai 26,4% sehingga kadar CO2 menjadi 15,60%.  Berdasarkan hasil pengujian data maka diperoleh efektivitas penurunan kadar CO2 menggunakan metode biofiksasi-adsorpsi adalah sebesar 62,86%.

 


Full Text:

PDF

References


Abdurrachman, O., Meiitiandari, M., Luqman, B. 2013. Pengikatan Karbon Dioksida dengan Mikroalga (Chlorella vulgaricus, Chlamydomonas sp., Spirullina sp.) dalam Upaya untuk Meningkatkan Kemurnian Biogas. Jurnal Teknologi Kimia dan Industri. Vol 2(4): 212-216.

Harihastuti, Nani. 2016. Pemurnian Biogas untuk Mencapai Pipeline Quality Gas Sebagai Sumber Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan. Disertasi. Program Studi Doktrol Ilmu Lingkungan Hidup, Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro. Semarang.

Iriani, P., Ari, H. 2014. Pemurnian Biogas Melalui Kolom Beradsorben Karbon Aktif. Jurnal Sigma-Mu. Vol 6.No.2.

Khoiyangbam, R.S, Gupta, N, & Kumar, S. 2011. Biogas Technology Toward Sustainable Developmen. New Delhi: The Energy and Resources Institute (TERI).

Prayugi, G.E, Sumardi, H.S, Rini, Y. 2015. Pemurnian Biogas dengan Sistem Pengembunan dan Penyaringan Menggunakan Beberapa Bahan Media. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. Vol 3(1): 7-14.

Rameshprabu, R., Yuwwalee, U., Natthawud, D. 2016. Cultivation of Green Microalga, Chlorella vulgaricus for Biogas Purification. International Journal of New Technology and Research (IJNTR). Vol 2: 117-122.

Ramaraj, R., Dussadee, N. 2015. Biological Purification for Biogas Using Algae Cultures: A Review. International Journal of Sustainable and Green Energy. Special Issue: Renewable Energy Applications in the Agricultural Field and Natural Resource Technology. Vol 4: 20-32.

Wahyuni, S. 2013. Paduan Praktis Biogas. Jakarta: Penebar Swadaya.

Zhao, Q., Leonhardt, E., MacConnell, C., Frear, C., Chen, S. 2010. Purification Technologies for Biogas Generates by Anaerobic Disgestion. CSANR Research Report, Climate Friendly Farming.

Zuhdi, U., Argo, B.D., Lutfi, M., Hermanto, M.B. 2014. Penyerapan Kandungan CO2 Biogas dari Digester Tipe Plastik Secara Kontinyu dengan Mikroalga (Chlorella sp.). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. Vol 2(1):33-41.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.