Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Jumlah Ternak Terhadap Biodigester untuk Ketahanan dan Kemandirian Pertanian Berkelanjutan

Authors

  • Ary Mustofa Ahmad Universitas Brawijaya
  • Yusron Sugiarto Universitas Brawijaya
  • Reza Rienaldy Putra Universitas Brawijaya
  • Arini Robbil Izzati Ulinnuha Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.07

Abstract

Pertanian berkelanjutan merupakan strategi esensial dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keamanan pangan. Penelitian ini mengkaji integrasi antara penggunaan lahan pertanian dan pemeliharaan ternak dalam rangka pengembangan energi terbarukan melalui teknologi biodigester. Potensi produksi biogas dari limbah kotoran ternak dinilai sangat tinggi. Dengan lahan seluas 7.11 hektar yang terbagi menjadi 2.27 hektar untuk ditanami rumput gajah dan 4.48 hektar untuk ditanami jagung mampu mendukung kebutuhan pakan bagi 11 ekor sapi. Dari limbah kotoran yang dihasilkan diperoleh potensi produksi biogas harian sebesar 2.2 m3. Proses digestifikasi anaerob menggunakan biodigester berkapasitas minimal 4.4 m3 berhasil menghasilkan gas metana murni sebanyak 1.45 m3 per hari. Hasil ini menunjukkan bahwa kesesuaian lahan dan jumlah ternak memiliki peranan signifikan dalam mendukung efektivias biodigester untuk menghasilkan energi terbarukan. Hasil pengujian biogas pada efisiensi kompor menunjukkan nilai efisiensi sebesar 0.8% lebih besar dari pada biogas tanpa dilakukan pemurnian. Penggunaan biodigester juga memberikan kontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui teknologi ramah lingkungan.

Downloads

Published

2024-05-20

Issue

Section

Bahasa Indonesia Articles