Pengaruh Morfometri Daerah Aliran Sungai Air Dingin Dalam Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kota Padang

Authors

  • Rahmi Awalina Universitas Andalas
  • Zuldadan Naspendra Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.06

Abstract

Banjir merupakan proses alami yang dapat menjadi bencana ketika dataran banjir dan daerah tangkapan air ditempati dan dibangun oleh manusia. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, pengelolaan sumber daya alam telah berubah dan menyebabkan risiko banjir. Kawasan hutan di bagian hulu yang beralih fungsi menjadi lahan pertanian dan pemukiman membuat fungsi daerah resapan air dalam merembes dan menampung air menjadi berkurang. Lahan gundul tanpa vegetasi menyebabkan risiko erosi dan meningkatkan potensi risiko kerusakan. Selain itu, kondisi ini meningkatkan kecepatan air dan menyebabkan gerusan tanah serta tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi mitigasi banjir yang efektif dalam konteks perubahan penggunaan lahan di daerah aliran sungai, khususnya akibat alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian dan pemukiman. Studi ini menganalisis mitigasi banjir di wilayah studi dengan menggunakan pendekatan morfometri. Penelitian melibatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk lembaga terkait, sektor swasta, dan masyarakat setempat, untuk meminimalisir risiko banjir. Hasil penelitian menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk mencegah banjir. Pengendalian banjir harus dilakukan secara komprehensif, melibatkan pendekatan multidisiplin yang mempertimbangkan aspek teknis, sosial, hukum, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan yang terpadu dan berkelanjutan diperlukan untuk mengelola banjir dengan baik dan efektif.

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Bahasa Indonesia Articles