APLIKASI TEKNIK PENYIMPANAN MENGGUNAKAN PENGEMAS VAKUM PADA BERBAGAI JENIS BERAS

Authors

  • La Choviya Hawa universitas brawijaya
  • Wahyu Puji Setiawan Universitas Brawijaya
  • Ari Musthofa Ahmad Universitas Brawijaya

Abstract

Beras merupakan makanan pokok penduduk Indonesia dimana produksi beras mencapai 79,2 ton pada tahun 2016. Di Indonesia sendiri selain beras putih ada juga beras hitam dan beras merah yang bermanfaat untuk kesehatan meskipun produksinya masih rendah. Kelemahan dari beras hitam dan beras merah adalah umur simpan beras tersebut lebih pendek jika dibanding dengan beras putih. Salah satu cara mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan pengemasan yang tepat untuk menambah umur simpan dari beras tersebut. Salah satu pengemasan yang sering di pakai adalah pengemasan vakum. Pengemasan vakum adalah sistem pengemasan hampa udara dimana tekanannya kurang dari 1 atm dengan cara mengeluarkan O2 dari kemasan sehingga memperpanjang umur simpan. Adapun keunggulan pengemasan vakum yaitu meningkatkan shelf life, mengurangi loss produk, mempertahankan rasa, dll. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pengemasan vakum dengan non vakum terhadap parameter yang digunakan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai cara pengemasan beras secara tepat. Dalam penelitian ini rancangan yang digunakan adalah metode Rancang Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan 2 perlakuan penyimpanan dan 4 jenis beras yang digunakan sebagai variabel yaitu: penyimpanan dengan metode vakum dan non vakum dengan jenis beras yaitu beras putih, beras pecah kulit, beras merah dan beras hitam yang disimpan pada suhu ruang dan diamati selama 15 hari sekali. Parameter yang diukur dalam penelitian meliputi susut bobot, kadar air, densitas, amilosa dan lemak. Data yang diperoleh dianalisa dengan ragam ANOVA, uji BNJ, dan perlakuan terbaik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penggunaan metode pengemasan vakum dinilai lebih baik dengan beras pecah kulit yang terbaik memiliki parameter susut bobot (0,070%), kadar air rendah (10,216%), nilai densitas tinggi ( 0,821 gr/cm3), nilai kadar lemak (2,093%), dan nilai amilosa (22,247%). Parameter densitas kadar amilosa dan lemak yang mengalami laju penurunan yang relatif stabil.

 

Kata Kunci : Beras Hitam, Beras Merah, Beras Pecah Kulit, Beras Putih, Pengemasan, Vakum, Non Vakum

References

Anonymous. 2015. Outlook Komoditas Pertanian Sektor Tanaman Pangan Padi. Kementrian Pertanian:. Pusat Data dan Informasi Pertanian. Jakarta

Allidawati dan Bambang, K. 1989. Metode uji mutu beras dalam program pemuliaan padi. Padi Buku 2. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Bogor.

Astawan, M. 2004. Sehat Bersama Aneka Serat Pangan Alami. Cetakan I. Solo : Tiga Serangkai.

Baryeh, E.A. (2002). Physical Properties Of Millet. Journal of Food Engineering 51: 39-46

Colby, W., G.E.L. Leopoldo dan J.F. George. 1993. Selflife of Fish and Sellfish dalam Charalambous (1993): Self Life Studies of Food and Bevereges. Elsevier: New York

Fan, J., T. J. Siebenmorgen, T. R. Gartman, and D. R. Gardisser . 1998. Bulk Density of Long- and Medium-Grain Rice Varieties as Affected by Harvest and Conditioned Moisture Contents. Cereal Chem. 75(2):254–258

Haryadi. 2006. Teknologi Pengolahan Beras. Penerbit UGM Press. Yogyakarta.

Hawa, L. C., A. Lastriyanto., S. Bangun. 2010. Pengemasan Atmosfer Termodifikasi Beras Pecah Kulit dan Sosoh. Jurnal Teknologi Pertanian Vol. 11 No.3 (Desember 2010) 177-183

Jay. 1996. Modern Food Microbiology 4th edition. New York : D Von Nostrand Company

Mardiana., Y. A. Purwanto., L.Pujantoro., Sobir 2016. Pengaruh Penyimpanan Suhu Rendah Benih Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pertumbuhan Benih. Jurnal Keteknikan Pertanian (JTEP). April 2016 Vol. 4 No. 1, p 67-74. P-ISSN 2407-0475 E-ISSN 2338-8439

Sayekti A., Ag.Suryandono dan M. Prasetya K. 2011. Evaluasi Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Tingkat Pedagang Pesisir Pantai Melalui Analisis Kemunduran Mutu Fisik, Pembiayaan dan Perbandingan Es pada Kotak Pendingin. Universitas Gajah Mada: Yogyakarta

Sokhansanj, S. dan D.S. Jayas, 1995, Drying of Foodstuffs, dalam Handbook of Industrial Drying, A.S. Mujumdar (ed.), Vol. 1, Marcel Dekker, Inc., New York, hal. 589-625.

Syarief, R dan Halid, H. 1993. Teknologi Penyimpanan Pangan. IPB. Bogor

Piggott, J.R, Morrison,W.R., Clyne J.1991. Changes in Lipids and in Sensory Attributes on Storage of Rice Milled to Different Degrees. J Food Sci and Tech 26:615- 628

Pudja, I. A R. P. 2009. Laju Respirasi Dan Susut Bobot Buah Salak Bali Segar Pada Pengemasan Plastik Polyethylene Selama Penyimpanan Dalam Atmosfer Termodifikasi. Agrotekno Vol 15, Nomor 1.

Downloads

Published

2018-06-05

Issue

Section

Bahasa Indonesia Articles